..Welcome to my blog..

Assalammualaikum..
Semuanya salam pendidikan .. ^_^

Semoga bermanfaat untuk kita semua, selain itu kritik dan saran yang mendukung juga sangat diharapkan.
Semangat dan sukses selalu untuk kita...
go go go...!!!

Jumat, 12 Juni 2020

PPDB MIM Kenteng, Ciptakan Generasi Berkarakter Berprestasi Berbudaya


Kulon Progo (MIM Kenteng KP) – Pelaksanaan PPDB 2020 di beberapa sekolah baik tingkat SD sampai perkuliahan sebagian besar dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online sebagai salah satu upaya meminimalisir penyebaran Covid-19/corona, namun beberapa sekolah juga sudah memulai untuk melaksanakan PPDB secara luring. Terdapat beberapa guru yang dijadwalkan untuk piket sekaligus panitia PPDB. Namun masih tetap mematuhi protokol kesehatan diantaranya dengan memakai masker, cuci tangan sebelum dan sesudah pendaftaran dan jaga jarak.
Berdasarkan surat edaran dari Kanwil  Kementerian Agama DIY tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) pada bagian Finalisasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun 2020-2021, menerangkan bahwa KMA 183 dan 184 Tahun 2019 diimplementasikan mulai Tahun Ajaran 2020/2021 pada semua jenjang; Struktur kurikulum mengacu pada KMA 184 Tahun 2019 untuk semua jenjang; Mata pelajaran Bahasa Jawa dan Tahfidz menjadi muatan lokal wajib Madrasah DIY; dan KTSP 2020-2021 ditambah klausul Pelaksanaan Kurikulum Darurat pada satuan pendidikan (Madrasah). Maka MI Muhammadiyah Kenteng menanggapi dengan positif edaran tersebut dan memberi garis besar pada point ke tiga.
Kepala Madrasah Rujito, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan beberapa hal saat dilaksanakannya pertemuan singkat dengan semua guru di madrasahnya tersebut, Selasa (2/6/2020). Diantaranya adalah berkaitan dengan PPDB ini, maka terdapat beberapa langkah strategis yang perlu dilaksanakan yaitu mempublish info PPDB melalui akun media sosial sekolah seperti, Instagram, facebook, website sekolah, Whatsapp group , youtube. Kemudian juga membentuk panitia PPDB untuk melayani wali siswa yang akan mendaftar secara langsung ke sekolah. Formulir pendaftaran yang sebelumnya sudah dibagi juga dibawa didampingi dengan beberapa persyaratan administrasi lainnya.
“MI Muhammadiyah Kenteng fokus pada tiga hal diantaranya membentuk siswa yang Berkarakter, Berprestasi, dan Berbudaya. Dengan didukung beberapa kegiatan ekskul yaitu batuha (baca tulis Alquran), tapak suci, olahraga, seni (lukis, tari, nyanyi), hizbul wathan, dan tilawah,” ungkapnya.
“Selain  itu juga ada program unggulan lainnya seperti tahfidz juz 30, pembinaan karakter religius dengan dluha berjamaah, salat wajib berjamaah, hafalan doa sehari-hari, asmaul husna, serta murotal. Dalam meningkatkan daya saing dan mental anak, maka sekolah ikut serta dalam setiap ajang perlombaan, baik di bidang akademik maupun non akademik,” tambah Rujito.
Sementara itu Murtana, S.Pd.I.  menyampaikan bahwa pendaftaran sampai daftar ulang mulai dibuka dari tanggal 22 – 26 Juni 2020 dengan persyaratan yang sudah tertera di poster, namun beberapa wali calon siswa sudah ada yang mulai mendaftarkan anaknya ke MI Muhammadiyah Kenteng. Besar harapan  kami bahwa nantinya MI Muhammadiyah Kenteng dapat menjadi kepercayaan masyarakat untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan bisa mengikuti perkembangan zaman, serta bersama-sama mewujudkan madrasah hebat bermartabat,” tutur Murtana. (ras/abi)
Tetap sehat dan semangat
#LawanCovid19

Puisi Guru MIM Kenteng Masuk 25 Terbaik Nasional

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Setiap orang memiliki potensi masing-masing, mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam diri merupakan anugrah dari Allah SWT. Tidak hanya peserta didik, guru pun juga memiliki keahlian masing-masing di bidangnya. Ada yang jago di bidang akademik, ada pula yang bagus di bidang non akademiknya. Sebagai salah satu bentuk upaya untuk mengasah kemampuan atau potensi yaitu dengan mengikuti sebuah ajang perlombaan, seperti yang dilakukan oleh salah satu guru MI Muhammadiyah Kenteng Rizco Ardian Saputro,S.Pd.
Guru kelas yang akrab dipanggil Pak Koko ini, Jum’at (12/6/2020) menceritakan bahwa dirinya mengikuti Lomba Cipta Puisi yang diselenggarakan oleh Lintang Indonesia Divisi Sastra dan Budaya Tasikmalaya Jawa Barat. Lomba tersebut dilaksanakan pada tanggal 1-30 April 2020 secara online. Adapun total peserta yang mengikuti perlombaan ini mencapai 2.487 orang dari seluruh penjuru nusantara se Indonesia. Mulai dari pelajar rata-rata siswa SMP , SMA, Mahasiswa, Guru, Penggiat seni, dan lain sebagainnya.
“Dengan melalui beberapa tahapan dari mulai pendaftaran secara online memenuhi beberapa persyaratan diantaranya dengan memfollow Instagram @redaksi_tasikzone, @lintang.or.id, @lombapuisinasional, membagikan info lomba ini di Instagram dan tag @markaslintang.or.id, @redaksi_tasikzone serta teman literasi, menyukai halaman facebook lintang dan tasikzone.com memposting poster lomba ini di Instagram dan story serta group whatsapp,” katanya.
Adapun karya yang diikutsertakan dalam lomba ini berjudul Terima Kasih Pahlawan Dunia. Sebuah puisi yang menceritakan tentang perjuangan para tim kesehatan, relawan yang tergabung di garda terdepan dalam melawan Covid-19. “Puisi ini terdiri dari 5 bait dengan setiap bait terdiri dari 5 baris kalimat. Tanpa Lelah Kau Berjuang,Peluh Keringat Bercucuran Tanpa Bimbang, Membasahi Raga Membanjiri Nestapa di Tanah Beta, Kau Pijakkan Kaki, Langkahkan Mantap Menolong Asa, Berkorban Tanpa Suara, Berjuang Tanpa Iba, Bertahan Tak Harap Biaya. Barisan kalimat tersebut adalah penggalan naskah puisi sebagai sebuah bentuk dukungan kepada para pejuang. Alhamdulillah masuk 25 terbaik Nasional,” ucapnya dengan bangga.
” Semua ini merupakan salah satu buah hasil dari adanya program Sekolah Literasi Indonesia yang dibimbing langsung oleh Dompet Dhuafa Pendidikan dengan Kawan (Konsultan Relawan) Irfa dan kawan Wahyu. Program literasi yang ada di sekolah memang sangat bermanfaat untuk mengasah kemampuan diri dalam dunia kepenulisan, baik artikel, buku, karya sastra fiksi maupun non fiksi,” tambah Rizco lagi.
“Mari memulai untuk sadar diri, keluarga dan orang-orang di dekat kita untuk selalu menjaga kebersihan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah sehingga pandemi ini segera berlalu, serta tetap berkarya walau hanya di rumah saja,” pungkasnya.

Minggu, 07 Juni 2020

TANTANGAN MEMBACA CERITA SECARA ONLINE GURU MI MUHAMMADIYAH KENTENG IKUTI CHALANGE BERCERITA DARI LAMAN LITERACYCLOUD.ORG


Kulon Progo (MIM Kenteng) Literasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Banyak kegiatan literasi yang sekarang menjadi sebuah hal yang sangat menarik untuk semua umur, baik mulai dari anak-anak hingga yang dewasa. Selain membaca dan menulis, salah satu cara berliterasi adalah dengan bercerita (membacakan sebuah cerita dari buku/ majalah dan lain sebagainya).   Seperti yang dilakukan oleh salah satu guru MI Muhammadiyah Kenteng. Rizco Ardian Saputro,S.Pd dengan mengikuti sebuah tantangan bercerita secara live bertema “Cerita Guruku”  dengan membawakan  e-book dari laman lieracycloud.org yang berjudul “Klinting-Klinting”
Heni Wardatur Rohmah selaku pengelola Komunitas/Taman Baca Mata Aksara menjelaskan bahwa  “Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan literasi yang digagas olah mata Aksara, dilaksanakan pada  hari Sabtu, 6/6/2020 secara live Instagram lewat akun @mataaksara mulai pukul 16.00-16.30 WIB. Bentuk kegiatan ini adalah bercerita atau membaca cerita berdasarkan e-book yang ada di website literacycloud.org .Setiap guru yang mengikuti wajib memilih satu judul lalu diceritakan kembali dengan durasi waktu kurang lebih 10 menit setiap orangnya. Kegiatan ini diikuti pula oleh banyak partisipan secara online baik siswa, guru, mahasiswa, orang tua dan lain sebagainya.”
“Adapun kegiatan ini diikuti oleh 6 peserta diantaranya Bibit Wijiani (SD N Berbah 1), Kristiana Dewi (SD N Umbulwidodo), Pak Jamin (SD N Pendowoharjo), Dwi Astuti (SD N 1 Ngempak), Imas Widiastuti  (SD N 1 Turi) dan Rizco Ardian Saputro (MI Muhammadiyah Kenteng) semua terdapat 5 perwakilan sekolah dari Kabupaten Sleman dan 1 perwakilan sekolah dari Kabupaten Kulon Progo. Semua guru membawakan cerita dengan intonasi, ekspresi dan kreativitas masing-masing, sangat seru dan menginspirasi. Sedangkan untuk chalange  bercerita di minggu depan akan dibuat lebih  menantang dan pastinya berbeda dengan chalange perdana ini,” tambah Rizco
“Alhamdulillah’ dengan adanya kegiatan literacy online ini semakin menambah ghirah  dan semangat para pendidik dan orang tua tentunya dalam mendampingi belajar selama masa pandemic corona ini, apalagi banyak e-book yang bagus-bagus dan keren di laman litertacycloud.org yang dapat dijadikan bahan bercerita. Setelah beberapa waktu sebelumnya mengikuti pelatihan dari Sekolah Literasi Indonesia dengan pendampingan dari konsultan relawan Kawan Irfa dan Kawan Wahyu, semakin menambah semangat dan semakin berminat mengenai variasi literasi, mengimplementasi hasil pelatihan dan mengikuti kegiatan-kegiatan literasi di berbagai sumber lainnya, salah satunya Mata Aksara. Materi FRA (Fun Reading Activity)  yang juga menjadi salah satu hal yang menarik dan menyenangkan untuk dipraktikan apalagi bersama dengan anak-anak tentunya.
Hal inii juga menjadi bekal ilmu dan pengalaman yang berharga tentunya ketika masa pandemic ini sudah berakhir dan kembali ke kehidupan yang normal lagi, tentunya hal ini menjadi harapan kita bersama”, pungkas Rizco(ras)