..Welcome to my blog..

Assalammualaikum..
Semuanya salam pendidikan .. ^_^

Semoga bermanfaat untuk kita semua, selain itu kritik dan saran yang mendukung juga sangat diharapkan.
Semangat dan sukses selalu untuk kita...
go go go...!!!

Rabu, 13 Mei 2020

Ramadhan Berkah, MI Muhammadiyah Kenteng Salurkan Zakat Fitrah


Kulon Progo ( MI Muhammadiyah Kenteng ) – Marhaban ya ramadhan, di tengah-tengah pandemic Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat saat ini, tentunya banyak menuai perhatian untuk semua kegiatan, Baik kegiatan ibadah, KBM ( kegiatan belajar mengajar) maupun kegiatan ekonomi. Namun jadikan momen ramadhan ini untuk  terus berbagi kepada sesama umat manusia
Zakat yang diperoleh berupa beras dan uang tunai, semua berasal dari seluruh warga sekolah MI Muhammadiyah Kenteng. Pengumpulan kepada amil zakat Teguh Cahyana,S.Pd.I di rumahnya mulai tanggal (30/042020) sampai tanggal (02/05/2020). Sistem pengumpulan dibuat jadwal perkelas untuk menghindari terciptanya kerumunan dan berpedoman pada social distancing yang dikumpulkan mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI, .beras yang terkumpul mencapai 175 kg dan uang tunai sebesar Rp 280.000,00.
Rujito,S.Pd.I,M.Pd selaku kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kenteng menjelaskan bahwa semua beras dan uang yang sudah terkumpul akan langsung dialokasikan kepada yang berhak membutuhkan, supaya bisa segera dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima zakat. Alumni MI Muhammadiyah Kenteng juga turut serta untuk menjadi panitia zakat, supaya tetap ada jalinan silaturahmi dengan madrasah.
“Berdasarkan hasil rekap yang sudah dilakukan, terdapat kurang lebih 17 siswa per @ 5 kg, 14 warga sekitar MI Muhammadiyah Kenteng,  2 amil zakat dan  guru GTT.Zakat dibagikan secara merata dengan sistem door to door dengan dibantu oleh alumni sehingga pembagian zakat dapat terlaksana dengan lancar,” tegas Teguh Cahyana,S.Pd.I.

“Mari bersama mengisi kegiatan di bulan suci ramadhan ini dengan kegiatan yang bermanfaat, saling membantu dalam kebaikan dan saling menasehati jika ada yang berbuat kemungkaran, tidak lupa saling berbagi kepada sesama, seperti yang disebutkan dalam hadis nabi  yaitu Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah” Imbuh Rizco.

Sehat Jasmani Dikala Pandemi Guru Mim Kenteng Cover Lagu Tik-Tok Jadi Senam Sehat Untuk Otot




Kulon Progo (MIMKentengKP) – WFH (Work Form Home) memang menjadi pilihan untuk situasi dan kondisi saat ini. Hal ini dilakukan karena dalam rangka memutus rantai penyebaran virus covid 19 atau biasa disebut virus corona. Pola hidup sehat juga menjadi kewajiban setiap individu yang sesuai dengan anjuran dari pemerintah mulai dari cuci tangan, membersihkan lingkungan dan olahraga secukupnya.
Rujito,S.Pd.I,M.Pd. selaku Kepala MI Muhammadiyah Kenteng menghimbau kepada semua guru untuk mengajak siswa-siswinya meningkatkan daya tahan tubuh dengan kegiatan olahraga di rumah. Salah satu upaya dalam kegiatan olahraga, guru MI Muhammadiyah Kenteng yaitu Aisaturohmah (Guru Olahraga/Penjaskes), Rizco Ardian Saputro (Guru kelas 4), dan Rita Febri Subarni (Guru Kesenian/SBK) menggagas sebuah senam sehat dari lagu tik-tok dengan judul “ You Know I’ll Go Get” yang dicover oleh TML Dance Crew.  Pemeran dalam video senam ini juga tetap menerapkan social distancing serta memakai masker, video ini juga akan di bagikan lewat Whatsapp Groub  dan juga google drive dengan alamat https://drive.google.com/open?id=1q4Woh8YTw61lP5FRDUTzJh1MxG5RrRVG sehingga bisa dipraktekan di rumah oleh anak-anak.
“Lagu tik-tok yang kini menjadi tren di kalangan anak muda bahkan anak sekolah dasar, menjadi bahan utama dalam pengcoveran senam yang masuk ke dalam jenis remix zumba ini. dengan senam musik kekinian ini diharapkan anak bisa tertarik dan bisa menghilangkan kejenuhan serta rasa bosan saat di rumah, selain itu sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh siswa,”ungkap Aisaturohmah tanggal (10/05/2020)
“Senam yang berdurasi kurang lebih 2 menit 36 detik ini berisi gerakan-gerakan dengan komposisi yang melatih motorik siswa. Mulai dari gerakan tangan, tubuh dan kaki berdasarkan hitungan pokoknya. Selain itu terdapat beberapa gerak lokomotor seperti pegeseran kaki ke kanan dan kiri, hentakan kaki, dan ayunan tangan yang menjadikan tubuh aktif bergerak sehingga menghasilkan keringat, sebagai salah satu upaya juga untuk mengurangi lemak dalam tubuh.” Imbuh Aisaturohmah.
“Dengan adanya kegiatan ini otomatis akan banyak manfaat positif  yang didapatkan, apalagi dalam kondisi pandemi virus covid 19 saat ini, sangat dibutuhkan penjagaan daya tahan tubuh, tubuh butuh bergerak biar otot-ototnya tidak kaku. Puasa bukan menjadi alasan lagi untuk tidak berkegiatan. Selain dari segi internalnya bisa juga dengan mengkonsumsi makanan bergizi saat sahur maupun berbuka,” ungkap Rita.
“Senam merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan, sehat jasmani tentunya menjadi harapan banyak orang. Daya tahan tubuh yang kuat akan menjadi antibodi terhadap berbagai macam penyakit salah satunya yaitu virus covid-19. Mari bersama-sama kita terapkan pola hidup sehat, seperti dalam sebuah bahasa latin Mensana in corpore sano yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.” Kata Rizco.

Jumat, 08 Mei 2020

Baiti Jannati Pesantren Ramadhan di Rumah Tetap Menuai Berkah





Kulon Progo (MIMKentengKP) – Menanggapi terbitnya surat edaran dari Kakanwil Kementrian Agama Republik Indonesia DIY tentang instruksi perpanjangan masa pembelajaran jarak jauh bagi RA/MI/MTS/MA/MAK dalam perihal perkembangan dan peneyebaran virus covid-19 yang terdapat kurang lebih 8 poin, maka Madrasah Ibtidiyah dengan hormat ikut berpartisipasi dan melaksanakan apa yang sudah menjadi keputusan. Adapun poin no 3,4,5 yang isinya adalah tentang himbauan dilaksanakannya kegiatan Pesantren Ramadhan mulai tanggal (27/04/2020) sampai (13/05/2020) secara online.
Pesantren ramadhan ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan iman dan taqwa yang berupa peningkatan ibadah, peningkatan pengetahuan agama, hafalan Al-Qur’an dan Al-Hadis, hafalan doa sehari-hari, moderasi beragama dan yang utama untuk membentuk siswa yang berakhlak mulia dan guru yang ikhlas beramal. Guru bertugas untuk memantau, mengarahkan, memberi materi dan menerima laporan kegiatan siswa dari wali siswa masing-masing.
            Bapak Rujito,S.Pd.I, M.Pd selaku Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Kenteng menghimbau kepada seluruh guru, terutama guru agama bekerja sama dengan guru kelas masing-masing untuk melaksanakan pesantren ramadhan secara online. Adapun hal yang dilakukan diantaranya yaitu pemberitahuan secara daring lewat WA grub bahwa pelaksanaan pesantren ramadhan untu siswa dapat dilakukan sesuai dengan lembar pemantauan ibadah dan jadwal yang sudah diberikan oleh sekolah. Lembar pemantauan berisi serangkaian ibadah yang wajib dilaksanakan oleh semua siswa, diantaranya pelaksanaan puasa wajib, sholat fardhu 5 waktu (Subuh, Dzuhur, Asar, Maghrib, Isya), shalat duha, shalat tarawih, tadarus dan diakhiri dengan tanda tangan orang tua.
Semua kegiatan tersebut dilaksanakan kemudian lembar pemantauan dicentang dan ditandatangai, setelah itu tugas dari setiap wali siswa yaitu menfoto lembar tersebut, lalu dikirim ke guru agama setiap akhir pekan atau setiap hari sabtu, untuk kelas bawah (kelas I,II, III) dikirim kepada Pak Teguh Cahyana,S.Pd.I dan untuk kelas atas (Kelas IV, V, VI) dikirim kepada Pak Rudiyanto,S.Pd,I supaya lebih efektif dan efisien.
Alhamdulillah dengan adanya kerjasama antara wali siswa dengan pihak guru pelaksanaan pesantren ramadhan online dapat terlaksana dengan lancar. Semua siswa melaksanakan semua rangkaian ibadah dengan tertib, hal tersebut dapat terlihat dari adanya beberapa foto dokumentasi kegiatan ibadah yang juga diminta oleh guru kelas yang dijadikan sebagai bahan laporan dan penialaian siswa  berdasarkan kegiatan pesantren ramadhan online tersebut.
Selain kegiatan pesantren ramadhan, semua siswa juga dihimbau untuk tetap menerapkan pola hidup sehat di tengah pandemi covid-19 ini, diantaranya yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun sarta menjaga kebersihan lingkungan, terdapat beberapa siswa juga mengirimkan kegiatan olahraga dan berjemur. Adapun kegiatan siswa yang lain dan sesuai dengan jadwal kegiatan sesuai edaran seperti kegiatan membantu orang tua yaitu berkebun di rumah, membantu menyiapkan hidangan berbuka puasa dan lain sebagainya juga terdokumentasikan, sehingga guru tetap dapat memantau kegiatan siswa selama di rumah.
Kegiatan pesantren ramadhan yang biasanya dilaksanakan di satu tempat misalnya di sekolah atau di Panti Asuhan dan Pondok Pesantren memang untuk tahun ini ditiadakan, melihat situasi dan kondisi pandemi virus covid-19. Namun dibalik itu terdapat hikmah yang dapat diambil, bahwa dengan melaksanakan pesantren ramadhan di rumah tetap lebih baik dan bermanfaat serta dapat menuai berkah baik bagi siswa yang melaksanakan maupun bagi orang tua wali siswa yang mendampingi, pungkas Rizco. (ras)










Kamis, 07 Mei 2020

Ekspresi Dalam Pandemi Siswa MIM Kenteng Kompak Buat Poster Pencegahan Covid-19






Kulon Progo (MIMKENTENGKP) Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan pelaksanaan kampanye pencegahan covid-19 yang dimulai sejak hari Selasa sampai Sabtu (7-11/04/2020) yang ditujukan kepada seluruh SD,SMP,SMA namun dari pihak Madrasah Ibtidiyah Muhammmadiyah Kenteng juga ikut berpartisipasi secara aktif dalam hal ini.
Terdapat beberapa tema yang dapat digunakan  untuk sarana kampanye oleh tiap sekolah, Bapak Rujito,S.Pd.I, M.Pd selaku Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Kenteng memberikan hak kepada guru yang mengampu wali kelas masing-masing untuk menghimbau peserta didiknya membuat sebuah poster dalam rangka kampanye pencegahan virus covid-19 sesuai dengan ekspresi anak-anak. Tema kampanye pencegahan covid-19  diantaranya yaitu Sering Cuci Tangan Pakai Sabun, Tetap Tinggal di Rumah, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan, Tidak Berjabat Tangan dan Pakai Masker Bila Sakit ataupun Tidak Sakit.
Adapun poster yang sudah selesai kemudian difoto dan di upload di media sosial sebagai salah satu bentuk partisipasi kampanye. Adapun beberapa wali kelas bawah (kelas 1 sampai 3) Ibu Sujamsih, A.Ma, Ibu Kusnul Kotimah,S.Pd.I dan Ibu Siti Martijah,S.Pd,I memberikan tugas kepada peserta didiknya dengan membuat poster sesuai dengan kemampuannya, disini pihak orang tua juga diminta untuk mendampingi dan hasilnya bagus-bagus.
Sedangkan untuk siswa yang tergolong kelas atas dari kelas 4 sampai kelas 6 dihimbau oleh para wali kelasnya yaitu Pak Rizco Ardian Saputro, S.Pd, Pak Ari Mukhlis, M.Pd, Pak Murtana,S.Pd.I untuk bebas berekspresi dalam pembuatan posternya, karena sudah dinilai bisa membuat poster sendiri dan sebagai ajang pembelajaran kemandirian bagi siswa, dan alhasil semua karya poster anak-anak bagus dan keren. 
Kepala Madrasah juga menghimbau untuk semua karya poster difoto oleh wali murid masing-masing kemudian ada dikirim kepada wali kelas, yang akan dijadikan sebagai bahan penilaian juga untuk anak-anak dalam hal pembelajaran sistem daring dan juga akan dipublikasikan ke dalam website madrasah. Orang tua wali juga dapat menjadikan hasil karya anaknya untuk diupload di akun sosial sebagai wujud dukungan dalam upaya penaggulangan wabah virus covid-19 inin, selain itu banyak orang tua wali yang senang dengan kegiatan ini, selain menambah tingkat imajinatif dan wawasan kreatifitas, anak juga terbimbing untuk peka terhadap situasi dan kondisi yang kini sedang menimpa  bumi pertiwi ini.
Hasil karya yang sudah dibuat disimpan baik-baik supaya ketika saatnya nanti Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sudah dianyatakan aman dari covid-19, semua karya anak-anak dapat dihias di sekolah atau di kelas masing-masing. Pihak Madrasah juga berharap semoga semua warga sekolah dapat ikut serta berperan aktif dalam rangka pemutusan penyebaran virus covid-19 ini dengan menerapkan pola hidup sehat sesuai anjuran pemerintah yang sah , sehat jasmaninya tetapi juga diimbangi juga dengan sehat rohaninya” , Pungkas Rizco (ras).

Sabtu, 02 Mei 2020

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 MEI 2020


Rinduku, Rindumu, Menjadi Rindu Kita Bersama

KULON PROGO (MIMKENTENGKP) Selamat Hari Pendidikan Nasional, momen yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.  Momen yang sangat membahagiakan untuk semua elemen pendidikan di bumi pertiwi ini baik dari Sabang sampai Merauke. Mari sejenak menengok ke belakang, kita bersama membuka sejarah siapakah tokoh yang rela berjuang jiwa raganya demi pendidikan di Indonesia. Beliau Bapak Ki Hajar Dewantara, sang Pahlawan Nasional Pendidikan. “Jadikan setiap tempat sebagai sekolah, jadikan setiap orang sebagai guru“ Pesan Ki Hajar Dewantara. Pesan beliau sangat tepat apabila diterapkan dalam kondisi yang sekarang kita alami. Pandemi Covid -19 ini menyebabkan kegiatan pembelajaran di sekolah dari tingkat Paud, Tk, SD/MI, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, sampai perkuliahan beralih menjadi pembelajaran di rumah.
Hal yang sama dialami oleh MI Muhammadiyah Kenteng, adanya pandemi Covid-19 ini membuat seluruh kegiatan sekolah menjadi WFH yang dimulai sejak pertengahan bulan Maret hingga bulan Mei saat ini, anak-anak pun belajar lewat sistem pembelajaran daring. Bapak ibu guru bekerja sama dengan bapak ibu wali murid dalam sistem pembelajaran daring tersebut. Kepala Madrasah Bapak Rujito, S.Pd.I,M.Pd memberikan hak kepada setiap wali kelas masing-masing untuk melaksanakan pembelajaran daring yang tentunya masih dalam koridor pendidikan sesuai kurikulum sekolah dan tidak memberatkan siswa maupun orang tua wali yang akan mendapingi, hasil keputusan yang didapatkan dalam rapat guru secara online sebelumnya Rabu ,(18/3/2020).
“Semangat belajar dan beramal nak di rumahmu masing-masing” Pesan Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Kenteng dalam video online yang dibuat oleh editor sekolah untuk para wali siswa lewat grup WA Rabu (24/4/2020). Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan juga bahwa pandemi COVID-19 telah membuat para guru, siswa dan orang tua menyadari bahwa pendidikan bukan sesuatu yang bisa dilakukan di sekolah saja. "Tetapi pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari guru, siswa dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi," ujar Nadiem saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Jakarta, Sabtu (2/5/2020).
Suatu hari pernah beberapa siswa yang mencurahkan apa yang dirasakan kepada beberapa wali kelas. “Pak ,kapan sekolah lagi pak? Kami kangen sekolah pak, kami kangen belajar dan bermain bersama dengan teman-teman pak”.Sebagai wali kelas hanya bisa memberikan keterangan bahwa menunggu sampai adanya himbauan dari pemerintah bahwa negara ini sudah aman dari pandemi Covid-19. Sebagai orang tua kedua bagi anak-anak di sekolah tentunya pasti akan merasa kehilangan dan rindu ketika harus tidak berjumpa, belajar, bersenang-senang bersama dalam kurun waktu yang lumayan lama. Adapun foto diawal diambil pada Senin (18//11/19) saat upacara memperingati Milad Muhammadiyah ke 108 yang mengungsung tema tentang pendidikan, yaitu “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa” sebagai salah satu obat rindu bagi pendidik dan peserta didik MI Muhammadiyah Kenteng.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional. Bersatu padu kita menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan menuju Indonesia maju” pesan Presiden Indonesia Ir. Joko Widodo dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun ini, sejalan dengan visi dan misi MI Muhammadiyah Kenteng yaitu mewujudkan sekolah yang Berkarakter, Berprestasi dan Berbudaya. “Mari bersama-sama berdoa dan beriktiar bersama semoga pandemi covid-19 di bumi pertiwi ini segera sirna, sehingga sebagai seorang pendidik kita dapat kembali kepada apa yang sudah menjadi tanggung jawab kita yakni mencetak  generasi penerus bangsa yang terdidik”, Pungkas Rizco (ras).

Jumat, 01 Mei 2020

PERSIAPKAN JASMANI DAN ROHANI DI BULAN SUCI


KEPALA MADRASAH MI MUHAMMADIYAH KENTENG HIMBAU SELURUH WARGA SEKOLAH MELALUI MEDIA ONLINE.

KULON PROGO (MIMKENTENGKP) – Bulan Suci Ramadhan pada tahun ini masuk pada bulan April tepatnya tanggal 24 April 2020 hari Jumat, namun yang menjadi sesuatu yang disayangkan yaitu bertepatan dengan kondisi pandemi covid-19 atau biasa disebut virus corona, sehingga segala kegiatan dalam rangka mengisi bulan suci ramadhan seperti salat tarawih berjamaah di masjid, buka puasa /takjilan di masjid, pengajian menjelang buka puasa, pengajian nuzulul qur’an, i’tikaf kini ditiadakan sesuai dengan anjuran dari Kementrian Agama, hal ini dilakukan dalam rangka untuk mengurangi serta memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 pada masyarakat. Semua kegiatan sekaranag terfokus pada WFH (Work From Home)  termasuk kegiatan belajar mengjar di sekolah.
Kegiatan sekolah sudah diliburkan sejak pertengah bulan April 2020 lalu diperpanjang sampai bulan Mei 2020 sehingga sampai awal puasa belum ada pertemuan langsung dengan anak-anak karena sudah berada di rumah masing-masing. Pihak sekolah belum sempat bisa menyapaikan beberapa hal baik persiapan maupaun tugas dan lain sebagainya selama bulan suci ramadhan, sehingga munculah ide atau gagasan dari salah satu guru Mi Muhammadiyah Kenteng beliau Pak Ari Mukhlis,M.Pd untuk membuat sebuah video singkat penjelasan sepatah dua patah kata dari Kepala Madrasah Bapak Rujito,S.Pd.I, M.Pd untuk dibagikan kepada wali murid melalui  grub WA wali murid oleh setiap wali kelas masing-masing baik dari kelas 1 sampai kelas 6,  supaya apa yang mejadi hajat dari sekolah dapat tetap tersampaikan walau tidak bertatap muka secara langsung.
Berdasarkan pertimbangan dan diskusi secara daring oleh semua guru, maka dibuatlah sebuah video singkat dengan durasi kurang lebih 2 menit 44 detik oleh editor guru Mi Muhammadiyah Kenteng yaitu bapak Beny Mu’alim,M.Pd. Adapaun yang disampaiakan oleh Kepala Madrasah beliau Bapak Rujito,S.Pd.I,M,Pd  dalam video tersebut yaitu ucapan selamat menunaikan ibadah di bulan suci ramadhan 1441 H, dimohonkan untuk memanfaatkan waktunya dengan sebaik mungkin untuk beribadah selama di rumah. Kemudian himbauan kepada seluruh wali murid MI Muhammadiyah Kenteng untuk mendampingi anaknya dalam  kegiatan ibadah selama di rumah dan tidak lupa untuk mengisi buku pemantauan ibadah yang sudah dibagikan juga lewat grub WA. Kepala Madrasah juga memohon maaf yang sebesar-besarnya karena situasi dan kondisi pandemi covid-19 yang tidak memungkinkan, sehingga kegiatan pembelajaran atau tatap muka di sekolah sementara diliburkan sampai adanya informasi dari pemerintah bahwa sudah aman dari wabah covid-19.
Dalam video tersebut Bapak Rujito,S.Pd.I,M.Pd juga menyampaiakan informasi terkait PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) MI Muhammadiyah Kenteng tahun ajaran 2020/2021 bahwa MI Muhammadiyah Kenteng membuka 1 kelas dengan jumlah siswa maksimal 20 anak, serta mengajak wali murid untuk bekerjasama dengan pihak sekolah dalam rangka mewujudkan MI Muhamamdiyah Kenteng yang berkarakter, berprestasi, dan berbudaya dengan dilandasi asas kebersamaan dan kekeluargaan. “ Sudah saatnya menyikapi hal dan situasi seperti saat ini, perlu adanya sikap melek tekhnologi  media elektronik,  sistem online dalam jaringan yang dapat kita manfaatkan sebagai sarana informasi, dakwah dan pendidikan, dan tetap jaga diri dari berita-berita atau informasi hoax yang dapat mendegradasi moral, selain itu informasi madrasah juga dapat diakses melalui alamat www.mimkenteng.sch.id “ pungkas Rizco.  (jumat ,1/5/20)