..Welcome to my blog..

Assalammualaikum..
Semuanya salam pendidikan .. ^_^

Semoga bermanfaat untuk kita semua, selain itu kritik dan saran yang mendukung juga sangat diharapkan.
Semangat dan sukses selalu untuk kita...
go go go...!!!

Jumat, 12 Juni 2020

PPDB MIM Kenteng, Ciptakan Generasi Berkarakter Berprestasi Berbudaya


Kulon Progo (MIM Kenteng KP) – Pelaksanaan PPDB 2020 di beberapa sekolah baik tingkat SD sampai perkuliahan sebagian besar dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online sebagai salah satu upaya meminimalisir penyebaran Covid-19/corona, namun beberapa sekolah juga sudah memulai untuk melaksanakan PPDB secara luring. Terdapat beberapa guru yang dijadwalkan untuk piket sekaligus panitia PPDB. Namun masih tetap mematuhi protokol kesehatan diantaranya dengan memakai masker, cuci tangan sebelum dan sesudah pendaftaran dan jaga jarak.
Berdasarkan surat edaran dari Kanwil  Kementerian Agama DIY tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) pada bagian Finalisasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun 2020-2021, menerangkan bahwa KMA 183 dan 184 Tahun 2019 diimplementasikan mulai Tahun Ajaran 2020/2021 pada semua jenjang; Struktur kurikulum mengacu pada KMA 184 Tahun 2019 untuk semua jenjang; Mata pelajaran Bahasa Jawa dan Tahfidz menjadi muatan lokal wajib Madrasah DIY; dan KTSP 2020-2021 ditambah klausul Pelaksanaan Kurikulum Darurat pada satuan pendidikan (Madrasah). Maka MI Muhammadiyah Kenteng menanggapi dengan positif edaran tersebut dan memberi garis besar pada point ke tiga.
Kepala Madrasah Rujito, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan beberapa hal saat dilaksanakannya pertemuan singkat dengan semua guru di madrasahnya tersebut, Selasa (2/6/2020). Diantaranya adalah berkaitan dengan PPDB ini, maka terdapat beberapa langkah strategis yang perlu dilaksanakan yaitu mempublish info PPDB melalui akun media sosial sekolah seperti, Instagram, facebook, website sekolah, Whatsapp group , youtube. Kemudian juga membentuk panitia PPDB untuk melayani wali siswa yang akan mendaftar secara langsung ke sekolah. Formulir pendaftaran yang sebelumnya sudah dibagi juga dibawa didampingi dengan beberapa persyaratan administrasi lainnya.
“MI Muhammadiyah Kenteng fokus pada tiga hal diantaranya membentuk siswa yang Berkarakter, Berprestasi, dan Berbudaya. Dengan didukung beberapa kegiatan ekskul yaitu batuha (baca tulis Alquran), tapak suci, olahraga, seni (lukis, tari, nyanyi), hizbul wathan, dan tilawah,” ungkapnya.
“Selain  itu juga ada program unggulan lainnya seperti tahfidz juz 30, pembinaan karakter religius dengan dluha berjamaah, salat wajib berjamaah, hafalan doa sehari-hari, asmaul husna, serta murotal. Dalam meningkatkan daya saing dan mental anak, maka sekolah ikut serta dalam setiap ajang perlombaan, baik di bidang akademik maupun non akademik,” tambah Rujito.
Sementara itu Murtana, S.Pd.I.  menyampaikan bahwa pendaftaran sampai daftar ulang mulai dibuka dari tanggal 22 – 26 Juni 2020 dengan persyaratan yang sudah tertera di poster, namun beberapa wali calon siswa sudah ada yang mulai mendaftarkan anaknya ke MI Muhammadiyah Kenteng. Besar harapan  kami bahwa nantinya MI Muhammadiyah Kenteng dapat menjadi kepercayaan masyarakat untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan bisa mengikuti perkembangan zaman, serta bersama-sama mewujudkan madrasah hebat bermartabat,” tutur Murtana. (ras/abi)
Tetap sehat dan semangat
#LawanCovid19

Puisi Guru MIM Kenteng Masuk 25 Terbaik Nasional

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Setiap orang memiliki potensi masing-masing, mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam diri merupakan anugrah dari Allah SWT. Tidak hanya peserta didik, guru pun juga memiliki keahlian masing-masing di bidangnya. Ada yang jago di bidang akademik, ada pula yang bagus di bidang non akademiknya. Sebagai salah satu bentuk upaya untuk mengasah kemampuan atau potensi yaitu dengan mengikuti sebuah ajang perlombaan, seperti yang dilakukan oleh salah satu guru MI Muhammadiyah Kenteng Rizco Ardian Saputro,S.Pd.
Guru kelas yang akrab dipanggil Pak Koko ini, Jum’at (12/6/2020) menceritakan bahwa dirinya mengikuti Lomba Cipta Puisi yang diselenggarakan oleh Lintang Indonesia Divisi Sastra dan Budaya Tasikmalaya Jawa Barat. Lomba tersebut dilaksanakan pada tanggal 1-30 April 2020 secara online. Adapun total peserta yang mengikuti perlombaan ini mencapai 2.487 orang dari seluruh penjuru nusantara se Indonesia. Mulai dari pelajar rata-rata siswa SMP , SMA, Mahasiswa, Guru, Penggiat seni, dan lain sebagainnya.
“Dengan melalui beberapa tahapan dari mulai pendaftaran secara online memenuhi beberapa persyaratan diantaranya dengan memfollow Instagram @redaksi_tasikzone, @lintang.or.id, @lombapuisinasional, membagikan info lomba ini di Instagram dan tag @markaslintang.or.id, @redaksi_tasikzone serta teman literasi, menyukai halaman facebook lintang dan tasikzone.com memposting poster lomba ini di Instagram dan story serta group whatsapp,” katanya.
Adapun karya yang diikutsertakan dalam lomba ini berjudul Terima Kasih Pahlawan Dunia. Sebuah puisi yang menceritakan tentang perjuangan para tim kesehatan, relawan yang tergabung di garda terdepan dalam melawan Covid-19. “Puisi ini terdiri dari 5 bait dengan setiap bait terdiri dari 5 baris kalimat. Tanpa Lelah Kau Berjuang,Peluh Keringat Bercucuran Tanpa Bimbang, Membasahi Raga Membanjiri Nestapa di Tanah Beta, Kau Pijakkan Kaki, Langkahkan Mantap Menolong Asa, Berkorban Tanpa Suara, Berjuang Tanpa Iba, Bertahan Tak Harap Biaya. Barisan kalimat tersebut adalah penggalan naskah puisi sebagai sebuah bentuk dukungan kepada para pejuang. Alhamdulillah masuk 25 terbaik Nasional,” ucapnya dengan bangga.
” Semua ini merupakan salah satu buah hasil dari adanya program Sekolah Literasi Indonesia yang dibimbing langsung oleh Dompet Dhuafa Pendidikan dengan Kawan (Konsultan Relawan) Irfa dan kawan Wahyu. Program literasi yang ada di sekolah memang sangat bermanfaat untuk mengasah kemampuan diri dalam dunia kepenulisan, baik artikel, buku, karya sastra fiksi maupun non fiksi,” tambah Rizco lagi.
“Mari memulai untuk sadar diri, keluarga dan orang-orang di dekat kita untuk selalu menjaga kebersihan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah sehingga pandemi ini segera berlalu, serta tetap berkarya walau hanya di rumah saja,” pungkasnya.

Minggu, 07 Juni 2020

TANTANGAN MEMBACA CERITA SECARA ONLINE GURU MI MUHAMMADIYAH KENTENG IKUTI CHALANGE BERCERITA DARI LAMAN LITERACYCLOUD.ORG


Kulon Progo (MIM Kenteng) Literasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Banyak kegiatan literasi yang sekarang menjadi sebuah hal yang sangat menarik untuk semua umur, baik mulai dari anak-anak hingga yang dewasa. Selain membaca dan menulis, salah satu cara berliterasi adalah dengan bercerita (membacakan sebuah cerita dari buku/ majalah dan lain sebagainya).   Seperti yang dilakukan oleh salah satu guru MI Muhammadiyah Kenteng. Rizco Ardian Saputro,S.Pd dengan mengikuti sebuah tantangan bercerita secara live bertema “Cerita Guruku”  dengan membawakan  e-book dari laman lieracycloud.org yang berjudul “Klinting-Klinting”
Heni Wardatur Rohmah selaku pengelola Komunitas/Taman Baca Mata Aksara menjelaskan bahwa  “Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan literasi yang digagas olah mata Aksara, dilaksanakan pada  hari Sabtu, 6/6/2020 secara live Instagram lewat akun @mataaksara mulai pukul 16.00-16.30 WIB. Bentuk kegiatan ini adalah bercerita atau membaca cerita berdasarkan e-book yang ada di website literacycloud.org .Setiap guru yang mengikuti wajib memilih satu judul lalu diceritakan kembali dengan durasi waktu kurang lebih 10 menit setiap orangnya. Kegiatan ini diikuti pula oleh banyak partisipan secara online baik siswa, guru, mahasiswa, orang tua dan lain sebagainya.”
“Adapun kegiatan ini diikuti oleh 6 peserta diantaranya Bibit Wijiani (SD N Berbah 1), Kristiana Dewi (SD N Umbulwidodo), Pak Jamin (SD N Pendowoharjo), Dwi Astuti (SD N 1 Ngempak), Imas Widiastuti  (SD N 1 Turi) dan Rizco Ardian Saputro (MI Muhammadiyah Kenteng) semua terdapat 5 perwakilan sekolah dari Kabupaten Sleman dan 1 perwakilan sekolah dari Kabupaten Kulon Progo. Semua guru membawakan cerita dengan intonasi, ekspresi dan kreativitas masing-masing, sangat seru dan menginspirasi. Sedangkan untuk chalange  bercerita di minggu depan akan dibuat lebih  menantang dan pastinya berbeda dengan chalange perdana ini,” tambah Rizco
“Alhamdulillah’ dengan adanya kegiatan literacy online ini semakin menambah ghirah  dan semangat para pendidik dan orang tua tentunya dalam mendampingi belajar selama masa pandemic corona ini, apalagi banyak e-book yang bagus-bagus dan keren di laman litertacycloud.org yang dapat dijadikan bahan bercerita. Setelah beberapa waktu sebelumnya mengikuti pelatihan dari Sekolah Literasi Indonesia dengan pendampingan dari konsultan relawan Kawan Irfa dan Kawan Wahyu, semakin menambah semangat dan semakin berminat mengenai variasi literasi, mengimplementasi hasil pelatihan dan mengikuti kegiatan-kegiatan literasi di berbagai sumber lainnya, salah satunya Mata Aksara. Materi FRA (Fun Reading Activity)  yang juga menjadi salah satu hal yang menarik dan menyenangkan untuk dipraktikan apalagi bersama dengan anak-anak tentunya.
Hal inii juga menjadi bekal ilmu dan pengalaman yang berharga tentunya ketika masa pandemic ini sudah berakhir dan kembali ke kehidupan yang normal lagi, tentunya hal ini menjadi harapan kita bersama”, pungkas Rizco(ras)





Rabu, 13 Mei 2020

Ramadhan Berkah, MI Muhammadiyah Kenteng Salurkan Zakat Fitrah


Kulon Progo ( MI Muhammadiyah Kenteng ) – Marhaban ya ramadhan, di tengah-tengah pandemic Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat saat ini, tentunya banyak menuai perhatian untuk semua kegiatan, Baik kegiatan ibadah, KBM ( kegiatan belajar mengajar) maupun kegiatan ekonomi. Namun jadikan momen ramadhan ini untuk  terus berbagi kepada sesama umat manusia
Zakat yang diperoleh berupa beras dan uang tunai, semua berasal dari seluruh warga sekolah MI Muhammadiyah Kenteng. Pengumpulan kepada amil zakat Teguh Cahyana,S.Pd.I di rumahnya mulai tanggal (30/042020) sampai tanggal (02/05/2020). Sistem pengumpulan dibuat jadwal perkelas untuk menghindari terciptanya kerumunan dan berpedoman pada social distancing yang dikumpulkan mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI, .beras yang terkumpul mencapai 175 kg dan uang tunai sebesar Rp 280.000,00.
Rujito,S.Pd.I,M.Pd selaku kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kenteng menjelaskan bahwa semua beras dan uang yang sudah terkumpul akan langsung dialokasikan kepada yang berhak membutuhkan, supaya bisa segera dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima zakat. Alumni MI Muhammadiyah Kenteng juga turut serta untuk menjadi panitia zakat, supaya tetap ada jalinan silaturahmi dengan madrasah.
“Berdasarkan hasil rekap yang sudah dilakukan, terdapat kurang lebih 17 siswa per @ 5 kg, 14 warga sekitar MI Muhammadiyah Kenteng,  2 amil zakat dan  guru GTT.Zakat dibagikan secara merata dengan sistem door to door dengan dibantu oleh alumni sehingga pembagian zakat dapat terlaksana dengan lancar,” tegas Teguh Cahyana,S.Pd.I.

“Mari bersama mengisi kegiatan di bulan suci ramadhan ini dengan kegiatan yang bermanfaat, saling membantu dalam kebaikan dan saling menasehati jika ada yang berbuat kemungkaran, tidak lupa saling berbagi kepada sesama, seperti yang disebutkan dalam hadis nabi  yaitu Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah” Imbuh Rizco.

Sehat Jasmani Dikala Pandemi Guru Mim Kenteng Cover Lagu Tik-Tok Jadi Senam Sehat Untuk Otot




Kulon Progo (MIMKentengKP) – WFH (Work Form Home) memang menjadi pilihan untuk situasi dan kondisi saat ini. Hal ini dilakukan karena dalam rangka memutus rantai penyebaran virus covid 19 atau biasa disebut virus corona. Pola hidup sehat juga menjadi kewajiban setiap individu yang sesuai dengan anjuran dari pemerintah mulai dari cuci tangan, membersihkan lingkungan dan olahraga secukupnya.
Rujito,S.Pd.I,M.Pd. selaku Kepala MI Muhammadiyah Kenteng menghimbau kepada semua guru untuk mengajak siswa-siswinya meningkatkan daya tahan tubuh dengan kegiatan olahraga di rumah. Salah satu upaya dalam kegiatan olahraga, guru MI Muhammadiyah Kenteng yaitu Aisaturohmah (Guru Olahraga/Penjaskes), Rizco Ardian Saputro (Guru kelas 4), dan Rita Febri Subarni (Guru Kesenian/SBK) menggagas sebuah senam sehat dari lagu tik-tok dengan judul “ You Know I’ll Go Get” yang dicover oleh TML Dance Crew.  Pemeran dalam video senam ini juga tetap menerapkan social distancing serta memakai masker, video ini juga akan di bagikan lewat Whatsapp Groub  dan juga google drive dengan alamat https://drive.google.com/open?id=1q4Woh8YTw61lP5FRDUTzJh1MxG5RrRVG sehingga bisa dipraktekan di rumah oleh anak-anak.
“Lagu tik-tok yang kini menjadi tren di kalangan anak muda bahkan anak sekolah dasar, menjadi bahan utama dalam pengcoveran senam yang masuk ke dalam jenis remix zumba ini. dengan senam musik kekinian ini diharapkan anak bisa tertarik dan bisa menghilangkan kejenuhan serta rasa bosan saat di rumah, selain itu sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh siswa,”ungkap Aisaturohmah tanggal (10/05/2020)
“Senam yang berdurasi kurang lebih 2 menit 36 detik ini berisi gerakan-gerakan dengan komposisi yang melatih motorik siswa. Mulai dari gerakan tangan, tubuh dan kaki berdasarkan hitungan pokoknya. Selain itu terdapat beberapa gerak lokomotor seperti pegeseran kaki ke kanan dan kiri, hentakan kaki, dan ayunan tangan yang menjadikan tubuh aktif bergerak sehingga menghasilkan keringat, sebagai salah satu upaya juga untuk mengurangi lemak dalam tubuh.” Imbuh Aisaturohmah.
“Dengan adanya kegiatan ini otomatis akan banyak manfaat positif  yang didapatkan, apalagi dalam kondisi pandemi virus covid 19 saat ini, sangat dibutuhkan penjagaan daya tahan tubuh, tubuh butuh bergerak biar otot-ototnya tidak kaku. Puasa bukan menjadi alasan lagi untuk tidak berkegiatan. Selain dari segi internalnya bisa juga dengan mengkonsumsi makanan bergizi saat sahur maupun berbuka,” ungkap Rita.
“Senam merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan, sehat jasmani tentunya menjadi harapan banyak orang. Daya tahan tubuh yang kuat akan menjadi antibodi terhadap berbagai macam penyakit salah satunya yaitu virus covid-19. Mari bersama-sama kita terapkan pola hidup sehat, seperti dalam sebuah bahasa latin Mensana in corpore sano yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.” Kata Rizco.

Jumat, 08 Mei 2020

Baiti Jannati Pesantren Ramadhan di Rumah Tetap Menuai Berkah





Kulon Progo (MIMKentengKP) – Menanggapi terbitnya surat edaran dari Kakanwil Kementrian Agama Republik Indonesia DIY tentang instruksi perpanjangan masa pembelajaran jarak jauh bagi RA/MI/MTS/MA/MAK dalam perihal perkembangan dan peneyebaran virus covid-19 yang terdapat kurang lebih 8 poin, maka Madrasah Ibtidiyah dengan hormat ikut berpartisipasi dan melaksanakan apa yang sudah menjadi keputusan. Adapun poin no 3,4,5 yang isinya adalah tentang himbauan dilaksanakannya kegiatan Pesantren Ramadhan mulai tanggal (27/04/2020) sampai (13/05/2020) secara online.
Pesantren ramadhan ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan iman dan taqwa yang berupa peningkatan ibadah, peningkatan pengetahuan agama, hafalan Al-Qur’an dan Al-Hadis, hafalan doa sehari-hari, moderasi beragama dan yang utama untuk membentuk siswa yang berakhlak mulia dan guru yang ikhlas beramal. Guru bertugas untuk memantau, mengarahkan, memberi materi dan menerima laporan kegiatan siswa dari wali siswa masing-masing.
            Bapak Rujito,S.Pd.I, M.Pd selaku Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Kenteng menghimbau kepada seluruh guru, terutama guru agama bekerja sama dengan guru kelas masing-masing untuk melaksanakan pesantren ramadhan secara online. Adapun hal yang dilakukan diantaranya yaitu pemberitahuan secara daring lewat WA grub bahwa pelaksanaan pesantren ramadhan untu siswa dapat dilakukan sesuai dengan lembar pemantauan ibadah dan jadwal yang sudah diberikan oleh sekolah. Lembar pemantauan berisi serangkaian ibadah yang wajib dilaksanakan oleh semua siswa, diantaranya pelaksanaan puasa wajib, sholat fardhu 5 waktu (Subuh, Dzuhur, Asar, Maghrib, Isya), shalat duha, shalat tarawih, tadarus dan diakhiri dengan tanda tangan orang tua.
Semua kegiatan tersebut dilaksanakan kemudian lembar pemantauan dicentang dan ditandatangai, setelah itu tugas dari setiap wali siswa yaitu menfoto lembar tersebut, lalu dikirim ke guru agama setiap akhir pekan atau setiap hari sabtu, untuk kelas bawah (kelas I,II, III) dikirim kepada Pak Teguh Cahyana,S.Pd.I dan untuk kelas atas (Kelas IV, V, VI) dikirim kepada Pak Rudiyanto,S.Pd,I supaya lebih efektif dan efisien.
Alhamdulillah dengan adanya kerjasama antara wali siswa dengan pihak guru pelaksanaan pesantren ramadhan online dapat terlaksana dengan lancar. Semua siswa melaksanakan semua rangkaian ibadah dengan tertib, hal tersebut dapat terlihat dari adanya beberapa foto dokumentasi kegiatan ibadah yang juga diminta oleh guru kelas yang dijadikan sebagai bahan laporan dan penialaian siswa  berdasarkan kegiatan pesantren ramadhan online tersebut.
Selain kegiatan pesantren ramadhan, semua siswa juga dihimbau untuk tetap menerapkan pola hidup sehat di tengah pandemi covid-19 ini, diantaranya yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun sarta menjaga kebersihan lingkungan, terdapat beberapa siswa juga mengirimkan kegiatan olahraga dan berjemur. Adapun kegiatan siswa yang lain dan sesuai dengan jadwal kegiatan sesuai edaran seperti kegiatan membantu orang tua yaitu berkebun di rumah, membantu menyiapkan hidangan berbuka puasa dan lain sebagainya juga terdokumentasikan, sehingga guru tetap dapat memantau kegiatan siswa selama di rumah.
Kegiatan pesantren ramadhan yang biasanya dilaksanakan di satu tempat misalnya di sekolah atau di Panti Asuhan dan Pondok Pesantren memang untuk tahun ini ditiadakan, melihat situasi dan kondisi pandemi virus covid-19. Namun dibalik itu terdapat hikmah yang dapat diambil, bahwa dengan melaksanakan pesantren ramadhan di rumah tetap lebih baik dan bermanfaat serta dapat menuai berkah baik bagi siswa yang melaksanakan maupun bagi orang tua wali siswa yang mendampingi, pungkas Rizco. (ras)










Kamis, 07 Mei 2020

Ekspresi Dalam Pandemi Siswa MIM Kenteng Kompak Buat Poster Pencegahan Covid-19






Kulon Progo (MIMKENTENGKP) Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan pelaksanaan kampanye pencegahan covid-19 yang dimulai sejak hari Selasa sampai Sabtu (7-11/04/2020) yang ditujukan kepada seluruh SD,SMP,SMA namun dari pihak Madrasah Ibtidiyah Muhammmadiyah Kenteng juga ikut berpartisipasi secara aktif dalam hal ini.
Terdapat beberapa tema yang dapat digunakan  untuk sarana kampanye oleh tiap sekolah, Bapak Rujito,S.Pd.I, M.Pd selaku Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Kenteng memberikan hak kepada guru yang mengampu wali kelas masing-masing untuk menghimbau peserta didiknya membuat sebuah poster dalam rangka kampanye pencegahan virus covid-19 sesuai dengan ekspresi anak-anak. Tema kampanye pencegahan covid-19  diantaranya yaitu Sering Cuci Tangan Pakai Sabun, Tetap Tinggal di Rumah, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan, Tidak Berjabat Tangan dan Pakai Masker Bila Sakit ataupun Tidak Sakit.
Adapun poster yang sudah selesai kemudian difoto dan di upload di media sosial sebagai salah satu bentuk partisipasi kampanye. Adapun beberapa wali kelas bawah (kelas 1 sampai 3) Ibu Sujamsih, A.Ma, Ibu Kusnul Kotimah,S.Pd.I dan Ibu Siti Martijah,S.Pd,I memberikan tugas kepada peserta didiknya dengan membuat poster sesuai dengan kemampuannya, disini pihak orang tua juga diminta untuk mendampingi dan hasilnya bagus-bagus.
Sedangkan untuk siswa yang tergolong kelas atas dari kelas 4 sampai kelas 6 dihimbau oleh para wali kelasnya yaitu Pak Rizco Ardian Saputro, S.Pd, Pak Ari Mukhlis, M.Pd, Pak Murtana,S.Pd.I untuk bebas berekspresi dalam pembuatan posternya, karena sudah dinilai bisa membuat poster sendiri dan sebagai ajang pembelajaran kemandirian bagi siswa, dan alhasil semua karya poster anak-anak bagus dan keren. 
Kepala Madrasah juga menghimbau untuk semua karya poster difoto oleh wali murid masing-masing kemudian ada dikirim kepada wali kelas, yang akan dijadikan sebagai bahan penilaian juga untuk anak-anak dalam hal pembelajaran sistem daring dan juga akan dipublikasikan ke dalam website madrasah. Orang tua wali juga dapat menjadikan hasil karya anaknya untuk diupload di akun sosial sebagai wujud dukungan dalam upaya penaggulangan wabah virus covid-19 inin, selain itu banyak orang tua wali yang senang dengan kegiatan ini, selain menambah tingkat imajinatif dan wawasan kreatifitas, anak juga terbimbing untuk peka terhadap situasi dan kondisi yang kini sedang menimpa  bumi pertiwi ini.
Hasil karya yang sudah dibuat disimpan baik-baik supaya ketika saatnya nanti Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sudah dianyatakan aman dari covid-19, semua karya anak-anak dapat dihias di sekolah atau di kelas masing-masing. Pihak Madrasah juga berharap semoga semua warga sekolah dapat ikut serta berperan aktif dalam rangka pemutusan penyebaran virus covid-19 ini dengan menerapkan pola hidup sehat sesuai anjuran pemerintah yang sah , sehat jasmaninya tetapi juga diimbangi juga dengan sehat rohaninya” , Pungkas Rizco (ras).