Ramadhanku Bahagia Namun Duka
Menampakkan Dirinya
Untuk Terangi Semua
Isyarat Tanda Ramadhan Telah
Tiba
Berharap Angkat Semua
Musibah di Tanah Beta
Namun
Kini Terasa Duka , Hanya Ulah Benda Tak Kasap Mata
Merenggut
Semua Insan Tak Berdaya , Tak Peduli Isak Tangis Laranya
Ramadhanku
Bahagia Namun Duka
Kini Surau Tak Ramai Seperti Sedia Kala , Layang Tersurat
Datang Menghimbau Semua
Menahan Diri Untuk
Bersua, Bercengkerama Dibalik Semua
Dengan Pengahalang Muka
Ramadhanku Bahagia Namun
Duka
Takjilan,
Ibadah Berjamaah di Masjid Kini Tiada
Shalat
Jamaah Pun Bersekat, Sedih Dalam Jiwa Merasakannya
Nikmat
Ramadhan Perlahan Terasa Sirna
Ramadhanku
Bahagia Namun Duka
Aku Rindu , Rindu
Ramadhan Yang Penuh Berkah
Aku Kangen, Kangen Ramdhan
Yang Penuh Istiqomah
Tanpa Ada Fatamorgana
Yang Meraja
Merampas Semua Membabi Buta Tanpa Rasa
Kini
Hanya Ada Harap dan Doa, Bermunajat Memohon Kepadanya
Pertebal
Iman, Perkuat Ukhuwah dan Asa
Sehingga
Tersudahilah Semua, Kembali Kepada Alakadarnya
Ramadhanku
Bahagia Namun Duka
#ramadhankuduka
#berkaryadirumahsaja
#DompetDhuafaPendidikan
#InspirasiRamadan
#GalaksiRamadan
#Literasi
#Ceritainspirasi
#Puisiinspirasi
#DompetDhuafaPendidikan
#InspirasiRamadan
#GalaksiRamadan
#Literasi
#Ceritainspirasi
#Puisiinspirasi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar